Pages

Friday, May 18, 2018

MEMBUAT JARINGAN WEB dan DNS Server

MEMBUAT JARINGAN WEB dan DNS SERVER MENGUNAKAN CISCO PACKET TRACER

langsung saja cara setting WEB dan DNS server dengan CISCO packet tracer

1. buatlah topology seperti gambar dibawah ini:
  • ambil 3 PC, 1 switch dan 1 server
  • hubungkan dengan menggunakan kabel srtaight




2. setting IP address dari server seperti gambar di bawah:
  • klik server
  • pilih tab desktop
  • pilih IP Configuration


untuk settingan di atas saya isi full dari IP, subnet, default dan DNS.  karna saya akan setting PC menggunakn DHCP. seperti postingan saya minggu lalu..

untuk DNS server, IP nya di ambil dari IP server itu sendiri.

3. setting DNS Server seperti gambar dibawah:
  • pilih tab service, lalu di sebelah kiri pilih bagian DNS
  • lalu pilih ON
  • pada bagian name masukan nama domain yang kamu inginkan, disini saya isi contoh.com
  • lalu masukan IP Address Server yang telah kita tentukan  


  • lalu klik Add, keterangan akan muncul di bawah, seperti gambar di bawah ini:


4. seting HTTP atau WEB seperti gambar di bawah:
  • pilih tab service, lalu di sebelah kiri pilih bagian HTTP lalu pilih ON
  • kemudian pilih index.html, klik (edit)
  • ganti nama cisco packet tracer dengan nama yang kamu ingin kan seperti gambar di bawah


  • setelah di ganti dengan nama yang kamu ingankan  lalu pilih save. 
5. setting IP pada PC seperti gambar dibawah:
  • pilih tab desktop
  • pilih IP Configuration
  • ketik IP 192.168.1.2
  • subnet 255.255.255.0
  • default 192.168.1.0
  • DNS server 192.168.1.1

untuk gambar di atas saya gunakan settingan DHCP. jika kalian belom paham DHCP boleh di ketik seperti langakah di atas tadi.


6. lakukan settingan di atas ke PC2 dan PC3.

7. setelah selesai, cara mengecek apakah DNS servernya sudah benar yaitu dengan cara:
  • klik desktop pada PC
  • lalu pilh web browser/ http


  • kemudian klik kolom URL
  • ketik domain/ IP server
  • lalu klik GO/ enter
mengunakan IP


mengunakan domain




OK sobat, sekian dulu MEMBUAT JARINGAN WEB dan DNS MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER. Sampai jumpa di artikel berikutnya sobat.

Friday, May 11, 2018

Membuat Jaringan DHCP Menggunakan Cisco Packet Tracer


Membuat Jaringan DHCP Menggunakan Cisco Packet Tracer
Bagaimana cara membuat jaringan DHCP menggunakan CISCO PACKET TRACER???

Pengertian DHCP?
DHCP adalah Kepanjangan dari Dynamic Configuration Host ProtocolDHCP adalah protocol yang berbasis arsitektur client/server yang di pakai untuk memudahkan pengalokasian alamat ip dalam satu jaringan. Apabila jaringan local tidak menggunakan DHCP, maka harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang dijaringan local, maka semua komputer yang tersambung dijaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP banyak paramater jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP. misalnya default gateway dan DNS SERVER.

Ok ya sobat sekarang coba design jaringan seperti gambar dibawah ini


 
Berdasarkan design jaringan diatas, saya akan menggunakan ip clasc C 192.168.1.0 untuk default gateway.
Sekarang kita akan mensetting DHCP pada server


1. klik pada server, pilih  services, dhcp,   lalu pilih on setelah kita add, untuk start ip itu yang akan memulai dhcp pada pc pertama dan maximum number  akan pembatasan pemberian dhcp pada pc. 
cara mensetting DHCP pada servernya default geteway

2. Selanjutnya kita setting IP pada SERVER secara manual. seperti gambar dibawah ini

3. Berikutnya kita atur ip address pada PC0 dengan mengunakan DHCP, seperti gambar dibawah ini


lakukan hal yang sama pada PC4 dan5





4. Sekarang coba ping dari PC4 ke 192.168.1.4 (IP PC5)
nah sudah ada replay dari servernya sobat.

OK sobat, sekian dulu MEMBUAT JARINGAN DHCP MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER. Sampai jumpa di artikel berikutnya sobat.

Wednesday, May 9, 2018

penyambungan peer to peer di cisco packet tracer

Hai, Ok kali ini adalah awal gua praktek Menggunakan Cisco Packet Tracer. yaitu membangun peer to peer sebetulnya lebih tepatnya tu menghubungkan pc dengan pc. disini saya hanya akan menggunakan 2 Pc dan saya hubungkan dengan menggunakan kabel Cross Over.

Peer to Peer itu apa ? 

Langsung saja tutorialnya
1. sebelunya kita buka terlebih dahulu simulatornya (Cisco Packet Tracernya)


2.pilih menu End Device


3. lalu Klik PC kemudian tarik ke arah workspace dan letakkan pada workspace.



4. seperti pada gambar


5. lalu klik pada Connection


6. pilih kabel yang akan di gunakan yaitu untuk menghubungkan PC dengan PC menggunakan kabel Cross Over



7. setelah itu, tarik ke arah workspace dan letakkan pada PC0 kemudian klik "Fastethernet0" lalu tarik dan letakkan pada PC1 dan pilih "Fastethernet0".


8. dan tampilannya akan seperti pada gamabar

9. kemudian klik pada PC0 

10. lalu pilih Dekstop


11. pilih IP Configuration


12.pilih static dan isikan IPnya
     IP Address    =192.168.10.1
     Subnet Mask = 255.255.255.0

13. dan lakukan hal yang sama pada PC1, kemudian berikan IP
      IP Address    =192.168.10.2
      Subnet Mask =255.255.255.0



14. Lakukan pengecekkan, disini saya melakukan pengecekkan melalui Add Simple PDU/ melalui pengiriman Pesan.


15. klik Simple PDU lalu tarik ke workspace, dan arahkan ke PC0 kemudian ke PC1


16. jika berhasil maka pada "Last Status" akan muncul keterangan " Successful"




Dan itulah Peer To Peer Yang saya praktekan, semoga sedikit bermanfaat :)

Thursday, May 3, 2018

Pengenalan Cisco Packet Tracer


       
1.      Pengertian Cisco  Packet Tracer
Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama  Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco. Berikut ini adalah tampilan awal Cisco  Packet Tracer :
Tampilan Awal Cisco Packet Tracer

2.      Fitur  Packet Tracer
Packet Tracer terbaru yaitu versi 6. Dalam versi ini dapat mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, and EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA yang berlaku, sehingga bila dilihat sekilas software ini bertujuan untuk kelas CCNA. Taget  Packet Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga  Packet Tracer tidak bisa digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Sejak keluarnya versi 5.3, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.
3.      Digunakan di pendidikan
Packet Tracer biasanya digunakan siswa Cisco Networking Academy melalui sertifikasi Cisco Certified Network Associate (CCNA). Dikarenakan batasan pada beberapa fiturnya, software ini digunakan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan seabagai pengganti Cisco routers dan switches.

Packet Tracer merupakan salah satu aplikasi keluaran Cisco sebagai simulator untuk merangkai dan sekaligus mengkonfigurasi suatu jaringan (network). Sama halnya dengan simulator–simulator jaringan lainnya seperti GNS3, Dynamips,Dynagen maupun simulator lain yang khusus digunakan pada Simulasi jaringan.

Simulator tersebut tidak jauh berbeda dengan  Packet Tracer, akan tetapi kemudahaan pada  Packet Tracer lebih baik dari simulator diatas, hal tersebut nampak dari penempatan perangkat jaringan maupun pada saat konfigurasi perangkat jaringan. Aplikasi ini sangat praktis digunakan untuk mendesain topologi jaringan yang kita inginkan, disertai dengan berbagai perangkat-perangkat jaringan dibutuhkan pada suatu area network misal router, switch, hub maupun perangkat lainnya.

Dengan dukungan dari banyak perangkat tersebut akan memudahkan kita dalam menentukan jenis perangkat jaringan yang akan kita gunakan pada topologi kita inginkan. Aplikasi  Packet Tracer dapat diinstalasikan ke PC maupun laptop dengan spesifikasi rendah sehingga tidak tergantung pada spesifikasi yang baik sekalipun

Pengenalan User Interface
Berikut adalah tampilan dan keterangan jendela Aplikasi  Packet Tracer
o   Jenis Perangkat Spesifik
o   Kategori Perangkat
o   Bar Simulasi / Realtime
o   Tool bar Umum & Drawing
o   Workspace/Area Kerja
o   Logical/Physical Workspace

Halaman Awal pada Cisco Packet Tracer
Keterangan:
1.      Menu Bar
Bagian ini menyediakan File, Pilihan, dan Menu Bantuan. Anda akan temukan perintah dasar seperti membuka, menyimpan, mencetak, dan Pilihan di dalam menu ini. Anda juga bisa mengakses aktifitas wizard dari Menu File.
2.      Tool bar Utama
Bagian ini menyediakan shortcut icon kepada Menu File, mencakup Aktifitas wizard. Pada sisi kanan, Anda akan temukan juga Tombol Informasi Jaringan yang dapat anda gunakan untuk memasukkan suatu keterangan untuk jaringan yang sekarang ada pada Workspace.
3.      Tool bar Umum & Drawing
Bagian ini menyediakan akses ke ini, biasanya menggunakan alat Workspace: Memilih, memindahkan objek pada Workspace, menambah Catatan, Menghapus, Menambahkan PDU Sederhana, dan Menambahkan PDU Kompleks.
4.      Logical / Physical Workspace
Untuk memilih Workspace logical atau Physical.
5.      Workspace / Area Kerja
Area kerja untuk menempatkan berbagai desain jaringan.
6.      Bar Simulasi / Realtime
Untuk melihat simulasi jaringan dan paket dalam jaringan secara realtime.
7.      Kategori Perangkat
Kategori perangkat jaringan yang dapat digunakan untuk mendesain jaringan.
8.      Jenis Perangkat Spesifik
Perangkat spesifik sesuai kategori.

Pengenalan Device & Connections
1.      Device


Jenis-jenis Device pada Cisco Packet Tracer
Pada  Packet Tracer terdapat beberapa kategori perangkat yang dapat kita gunakan. Masing masing perangkat memiliki jenis yang beragam. Berikut kategori perangkat yang ada pada  Packet Tracer:
a.    Routers
Berbagai jenis Router terutama router Cisco.
b.   Switches
Berbagai jenis switch.
c.    Hubs
Berbagai jenis Hub.
d.   Wireless Devicess
Perangkat jaringan wireless.
e.    Connections
Macam-macam tipe konektor (kabel) pada jaringan.
f.    End Devices
Berbagai macam perangkat yang digunakan user.
g.   WAN Emulation
Emulasi untuk Internet Area.
h.   Custom Made Device
Device yang disusun sendiri dari modul-modul yang berbeda.
i.     Multi User Connection
Emulasi untuk penggunaan jaringan pada session multi user, misal remote Connection user.

2.      Connections
Ada beberapa jenis Connections yang bisa dipakai dalam  Packet Tracer, yaitu: Automatic, Console, Straigh-Through, Cross-Over, Fiber, Phone, Coaxial, dll. Jenis-jenis kabel penghubung ditentukan berdasarkan aturan sebagai berikut :
a.    Untuk mengkoneksikan peralatan yang berbeda, gunakan kabel Straight-through :
o   Router – Switch
o   Router – Hub
o   PC – Switch
o   PC – Hub
b.   Untuk mengkoneksikan peralatan yang sama, gunakan kabel Cross-Over :
o   Router – Router
o   Router – PC
o   Switch – Switch
o   Switch – Hub